Showing posts with label Kayu Salib. Show all posts
Showing posts with label Kayu Salib. Show all posts

Sunday, May 1, 2022

Penipuan untuk Menutup Kebenaran Kebangkitan Yesus (Matius 28:11-15)

Sejurus selepas mendengar laporan daripada para pengawal yang ditugaskan untuk berjaga di makam Yesus Kristus bahawa mereka telah melihat malaikat muncul dan batu yang menutup makam itu telah dibuka, para pemimpin agama orang Yahudi terus mengadakan mesyuarat tergempar untuk menutup - tetapi tidak menyangkal! - kebenaran bahawa makam itu sudah kosong.

Dua hal yang mereka lakukan iaitu
1) MEMBERI RASUAH "Memberi sejumlah wang yang besar..." dan 2) MENUTUP RAHSIA. Pesan mereka, "Beritahu orang, 'Para murid-Nya datang pada waktu malam dan mencuri mayat-Nya...'" Bolehkah mereka menutup kebenaran selamanya? Adakah penipuan seperti ini masih ada sampai sekarang? Apakah respon para murid-Nya pada masa itu dan respon kita sekarang tentang kebangkitan Yesus? #ServeToLead #PreachTheWord #InjilMatius

Dengar episod ini melalui
SPOTIFY http://spoti.fi/3KiRKGt atau APPLE PODCAST  http://apple.co/3JmAv5E 

    
LEGASI.tv Media: https://linktr.ee/LEGASI.tv 

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Yesus Telah Bangkit Daripada Kematian! (Matius 28:1-10)


Malaikat Tuhan ada ketika mengumumkan tentang kelahiran Yesus Kristus melalui Roh Kudus diawal Injil Matius (1:20-21). Sekarang, malaikat Tuhan juga ada ketika mengumumkan tentang kebangkitan-Nya daripada kematian diakhir Injil Matius: "Jangan takut, aku tahu kamu mencari Yesus yang telah disalib. Dia tiada di sini, kerana Dia telah bangkit semula, seperti yang dikatakan-Nya" (28:5-6) ✨

Yesus telah bangkit semula! Apa kata Alkitab tentang hal ini? Bagaimana ia berlaku? Apakah yang dibuktikan tentang Yesus dengan kebangkitan-Nya? Dan, mengapa ia SANGAT PENTING bagi iman dan pengharapan orang percaya? #ServeToLead #PreachTheWord #InjilMatius

Untuk mendengar episod tentang Dia yang berkata,
"Akulah kebangkitan dan hidup" (Yohanes 11:25) ini, KLIK DISINI http://spoti.fi/35B9duD ATAU http://apple.co/3J5YBl9 

    
LEGASI.tv Media: https://linktr.ee/LEGASI.tv 

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Disalibkan Seperti Penjenayah, Dimakamkan Seperti Raja (Matius 27:57-61)


"Di atas kayu salib Yesus mereka memaparkan tuduhan terhadap-Nya: '
Inilah Yesus Raja Orang Yahudi.' Dua orang perompak disalibkan bersama-Nya..." (Matius 27:37-38). Bagi para pemimpin dan guru agama, mereka menuduh Yesus mengufuri TUHAN Allah dengan mengakui diri-Nya sebagai Anak Allah (26:65). Tetapi dihadapan Pontius Pilatus pula, mereka menuduh Dia seorang pemberontak yang mengakui diri-Nya sebagai seorang Raja (27:11).

Oleh itu, mereka memperlakukan Yesus dan menyalib-Nya seperti seorang pendosa, pemberontak dan penjenayah. Namun begitu, rencana TUHAN Allah ternyata benar melalui semua ini, malah, apabila jenazah-Nya dimakamkan. Kenapa kisah Yesus dimakamkan ini SANGAT PENTING? Apa yang terjadi sebenarnya? Dan, bagaimana ia membuktikan bahawa Yesus memang Anak Allah dan Raja?✝#ServeToLead #PreachTheWord #InjilMatius

Untuk mendengar episod ini,
KLIK DISINI http://spoti.fi/3JJpFrs  

    
LEGASI.tv Media: https://linktr.ee/LEGASI.tv 

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Yesus Menyerahkan Roh-Nya dengan Nafas Terakhir (Matius 27:45-56)


Seluruh Israel diselubungi kegelapan. Kemudian, "Yesus berseru dengan kuat sekali lagi, lalu menyerahkan roh-Nya dengan nafas terakhir" (Matius 27:50). Puluhan malah ratusan ribu orang telah mati di kayu salib sebelum dan sejak Roma menjadikan kaedah penyaliban terkenal di seluruh dunia.

Persoalannya, jadi, apakah yang unik atau istimewa tentang kematian Yesus di kayu salib? Kenapa Penyelamat harus mati? Dan apa yang terjadi disekitar peristiwa yang penting dalam sejarah ini? Jangan biarkan kebiasaan menjadikan kita tidak melihat betapa luar biasa SALIB YESUS! ✝#ServeToLead #PreachTheWord #InjilMatius

Saya membahagikan petikan Matius 27:45-56 ini kepada
Tujuh (7) Bahagian, KLIK DISINI untuk mendengar penjelasannya http://spoti.fi/3wsORie 

    
LEGASI.tv Media: https://linktr.ee/LEGASI.tv 

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Yesus Raja Orang Yahudi & Anak Allah Disalibkan! (Matius 27:32-44)

Sejak Yesus Kristus ditangkap sampai Dia disalibkan, orang ramai masih lagi tidak berhenti-henti mengejek-Nya. Orang Roma memaparkan tulisan sindiran di atas salib-Nya: "Inilah Yesus Raja Orang Yahudi" (Matius 27:37). Orang Yahudi yang ada disitu menguji-Nya: "Kalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu" (ayat 40). Para pemimpin dan guru agama pula berkata: "Dia telah menyelamatkan orang lain tetapi Dia tidak dapat menyelamatkan diri-Nya" (ayat 42). Dua orang yang disalibkan bersama-Nya pun turut mencela-Nya (ayat 44).

Bagaimana tuduhan-tuduhan mereka ini sebaliknya membuktikan siapa Yesus yang sebenarnya? Adakah penyaliban Yesus ini sahih dari segi sejarah dan nubuat? Apakah makna penyaliban-Nya bagi kita sekarang? ✝#ServeToLead #PreachTheWord #InjilMatius

Untuk menjawab persoalan-personalan ini, dengar
LEGASI.tv Podcast, KLIK DISINI https://spoti.fi/36m2y7s 

    
LEGASI.tv Media: https://linktr.ee/LEGASI.tv 

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Yesus Disebat, Diejek, Diludahi & Dipukul (Matius 27:26-31)

Ini antara episod yang paling sukar dan emosional yang pernah saya kaji dan kongsikan dalam podcast ini. Ia tidak susah untuk dijelaskan tetapi sangat tragik apabila difikirkan. Tuhan Yesus Kristus dalam kemuliaan-Nya, saya membayangkan "wajah-Nya bersinar-sinar laksana matahari pada waktu tengah hari" (Wahyu 1:16). Tetapi dalam kemanusiaan-Nya pula, Dia diperlakukan dengan hina sekali.

"Mereka meludahi-Nya dan memukul kepala-Nya"
 (Matius 27:30). Wajah-Nya berlumuran darah Anak Manusia dan air ludahan dosa manusia! Adakah Dia ini Mesias dan Penyelamat Dunia? Adakah Dia Kristus Raja dan Anak Allah? Menurut kamu, siapakah Dia ini? #ServeToLead #PreachTheWord #InjilMatius

Untuk mendengar episod ini,
KLIK DISINI http://spoti.fi/36gAIt9  

    
LEGASI.tv Media: https://linktr.ee/LEGASI.tv 

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Apa Yang Harus Kamu Buat dengan Yesus? (Matius 27:11-26)

Gabenor Pontius Pilatus bertanya kepada orang ramai: "Jadi, apa yang harus kubuat dengan Yesus yang dipanggil Kristus?" (Matius 27:22). Mereka menjawab: "Salibkan Dia!" (ayat 22 dan 23). Pontius Pilatus dan orang ramai sudah membuat keputusan. Mereka secara tidak langsung bersepakat "menyerahkan-Nya untuk disalib" (ayat 26).

Sebagai pembaca dan pengkaji Firman Allah, soalan ini harus ditanyakan kepada kita juga: Apa yang harus kita - kamu dan saya - buat dengan Yesus Kristus setelah mengetahui tentang perbuatan, firman dan siapa diri-Nya yang dinyatakan dalam Kitab Injil? Ingat, setiap keputusan yang kita buat - tidak membuat keputusan ialah suatu keputusan juga - terhadap siapa Yesus ada kesannya #ServeToLead #PreachTheWord #InjilMatius

Untuk membantu kamu membuat keputusan, dengar episod podcast ini
DISINI  https://spoti.fi/3J6PMs6 

    
LEGASI.tv Media: https://linktr.ee/LEGASI.tv 

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Saturday, April 30, 2022

Pergumulan Yesus Kristus di Taman Getsemani (Matius 26:36-46)

Di taman Getsemani kita diberitahu bahawa Yesus Kristus "berasa dukacita dan resah" dan Dia sendiri menyatakan, "Jiwa-Ku sungguh dukacita, bagaikan mati..." (Matius 26:37-38; "Exceedingly sorrowful," KJV). Malah, jika kita merujuk Lukas 22:44 keadaannya lebih jelas lagi: "Dalam kesengsaraan Dia berdoa, peluh-Nya seperti darah menitik ke tanah."

Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa Yesus sangat bergumul di taman Getsemani? Dan yang paling utama, KENAPA Yesus harus melalui semua ini?
 Ini mesej yang sangat penting, berdoa dan fahami #ServeToLead #PreachTheWord #InjilMatius

Untuk mendengar penjelasan dan pengajaran daripada episod ini,
KLIK DI SINI  https://spoti.fi/3to0YLO   

    
LEGASI.tv Media: https://linktr.ee/LEGASI.tv 

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Bagaimana Yesus Kristus Menggenapi & Memperbaharui Perjamuan Paskah (Matius 26:26-30)

Pada perayaan Paskah, "Yesus mengambil roti, mengucap syukur lalu memecah-mecahkan dan memberikannya kepada murid-murid-Nya sambil berkata, 'Ambil dan makanlah, ini tubuh-Ku.' Kemudian Dia mengambil cawan air anggur... sambil berkata, 'Minumlah dari cawan ini, kamu semua. Inilah darah perjanjian yang ditumpahkan bagi ramai orang untuk pengampunan dosa'" (Matius 26:26-28).

Ini perayaan yang biasa disambut oleh orang Yahudi seperti Yesus dan para murid-Nya pada masa itu. Tetapi ada sesuatu yang luar biasa juga terjadi. Sesuatu yang normal dan juga -
RADIKAL. Sangat radikal. Apa kaitan Yesus dengan Paskah? Apa yang dimaksudkan dengan makan "tubuh" dan minum "darah"? Apa kaitannya dengan para pengikut Kristus pada masakini? #ServeToLead #PreachTheWord #InjilMatius

Untuk mengetahui, dengar episod ini,
KLIK DI SINI https://spoti.fi/3HfuTtk 

LEGASI.tv Media
: https://linktr.ee/LEGASI.tv 

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Wednesday, September 8, 2021

Apa Pengkhutbah Masakini Harus Belajar Daripada Khutbah Yohanes Pembaptis? (Berdasarkan Matius 3)

Para pengkhutbah yang mengajar Injil (Palsu) Kemakmuran, Progresif, Humanisme dan Liberalisme PASTI TIDAK akan menyentuh salah satu atau majoriti daripada isi kandungan ini, tentang Pertaubatan yang sebenar, tentang Murka Allah yang menyala-nyala terhadap dosa manusia dan satu-satunya jalan Keselamatan ialah melalui Yesus Kristus.

 

Jangan tidak setia, sesat dan takut akan manusia seperti mereka! Ajar tentang pertaubatan dan pengampunan ✅ murka Allah dan kasih kurnia-Nya ✅ kehendak Bapa yang berdaulat, pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib dan pekerjaan Roh Kudus dalam kehidupan orang yang percaya ✅ Sebagaimana kesaksian Rasul Paulus, "Aku tidak menahan diri untuk memberitakan kepadamu semua rencana Allah [atau, the whole counsel of God]" (Kisah Para Rasul 20:27).

Untuk mendengar episod podcast berdasarkan Matius 3:1-12 dan berkaitan dengan hal ini KLIK DISINI https://bit.ly/SpotifyMatius7 


FB Page
: https://facebook.com/LEGASI.tv/                        
Podcast: http://bit.ly/LegasiSpotify          
YouTube: https://www.youtube.com/c/LEGASItv/      

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

 

Best Blogger Tips

Markus 10:45 Yesus Menebus Kita Daripada SIAPA dan APA? (#InjilMarkus S.1 E.81)

Yesus Kristus berkata kepada para murid-Nya bahawa Dia datang "untuk menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi ramai orang" (Markus 10:45). Sekali baca ayat ini, seakan-akan tiada masalah. Tetapi apabila diteliti, ada satu hal yang menarik. "Sebagai tebusan"? Penebus ialah "Anak Manusia" iaitu Yesus sendiri dan yang ditebus ialah "ramai orang." Tetapi daripada SIAPA - dan APA yang ditebus oleh Yesus? #ServeToLead #PreachTheWord #InjilMarkus

Untuk menonton video-video pengajian Injil Markus lain, KLIK DI SINI: http://bit.ly/LegasiInjilMarkus 


FB Page
: https://facebook.com/LEGASI.tv/                        
Podcast: http://bit.ly/LegasiSpotify          
YouTube: https://www.youtube.com/c/LEGASItv/      

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

 

Best Blogger Tips

Tuesday, September 7, 2021

Markus 10:32-34 Kematian Yesus: Tidak Disangkakan atau Sudah Direncanakan? (#InjilMarkus S.1 E.78)

Sekurang-kurangnya ada tiga teori atau pendapat popular tentang kematian Yesus Kristus: 1) Yesus gagal dalam misi pelayanan-Nya apabila Dia mati di kayu salib; 2) Yesus ialah seorang ketua pemberontak Zelot yang disalibkan kerana cuba untuk menentang Roma; dan 3) Yesus sebenarnya tidak dibunuh atau disalibkan tetapi telah diangkat oleh Allah*.

Apa yang terjadi sebenarnya? Apa kata Yesus sendiri melalui Injil Markus tentang kematian-Nya? ⚡#ServeToLead #PreachTheWord #InjilMarkus

Untuk menonton video-video pengajian Injil Markus lain, KLIK DI SINI: http://bit.ly/LegasiInjilMarkus


FB Page
: https://facebook.com/LEGASI.tv/                        
Podcast: http://bit.ly/LegasiSpotify          
YouTube: https://www.youtube.com/c/LEGASItv/      

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

 

Best Blogger Tips

Sunday, February 28, 2021

Markus 8:35 - 9:1 Apakah KOSnya Mengikuti Yesus? (#InjilMarkus S.1 E.62)

 

"Ramai anak-anak muda sudah tidak mahu mengikuti Yesus lagi," jelas seorang kawan. Apabila diminta untuk menunjukkan statistik atau apa-apa data, dia tidak dapat beri. Saya meragui kenyataan ini tetapi jika benar, ia sesuatu yang baik. Baik dari segi ini: Jika seseorang ingin benar-benar mengikuti Tuhan Yesus Kristus, maka, dia harus mengira dan mempertimbangkan kosnya dahulu. Apakah kosnya? Tonton ☝✝🔥 #ServeToLead #PreachTheWord #InjilMarkus

🤳 Untuk menonton video-video pengajian Injil Markus lain, KLIK DI SINI: http://bit.ly/LegasiInjilMarkus

👂 Untuk mendengar Podcast pengajian Injil Matius, KLIK DI SINI: http://bit.ly/LegasiSpotify

FB Page: https://facebook.com/LEGASI.tv/                
Podcast: https://anchor.fm/LEGASI.tv/            
YouTube: https://www.youtube.com/c/LEGASItv/

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Markus 8:31-33 Mesias Menurut Perspektif Allah atau Manusia? (#InjilMarkus S.1 E.61)

 

Dapat saya bayangkan, apabila Petrus mengakui bahawa Yesus "Engkau ialah Kristus" (Markus 8:29; wahyu ini sebenarnya datang daripada Bapa yang di syurga, baca Matius 16:17), semua para murid-Nya berkata, "Amen!" Tetapi apabila Yesus berkata bahawa Dia akan dianiaya, dibunuh dan akan bangkit semula, mereka pula berkata, "Tidak!" Yang pasti, menurut perspektif mereka, Kristus atau Mesias tidak boleh mati! Adakah ini perspektif Allah atau manusia? 📖💪😮 #ServeToLead #PreachTheWord #InjilMarkus 

🤳 Untuk menonton video-video pengajian Injil Markus lain, KLIK DI SINI: http://bit.ly/LegasiInjilMarkus

👂 Untuk mendengar Podcast pengajian Injil Matius, KLIK DI SINI: http://bit.ly/LegasiSpotify

FB Page: https://facebook.com/LEGASI.tv/                
Podcast: https://anchor.fm/LEGASI.tv/            
YouTube: https://www.youtube.com/c/LEGASItv/

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Saturday, January 23, 2021

Apa Guna Memiliki Segalanya Sekiranya Kehilangan Hidup? (Matius 16:24-28)

 

"Ikut program percuma kami untuk menjana passive income hanya melalui talian"; "Business ini hanya bermodalkan RM50"; "Hanya perlu pendahuluan RM1,000 untuk memiliki kereta idaman anda!" Hampir semua (tidak semua) iklan marketing ini ada HIDDEN COSTS, kos yang kamu kena bayar selepas kamu menyertainya atau menandatangani kontrak.

Tetapi Yesus Kristus tidak pernah menapis atau merahsiakan apa-apa apabila Dia menyatakan kos menjadi pengikut-Nya. Tidak ada HIDDEN COST. "Kamu akan dibenci oleh semua orang kerana nama-Ku" (Matius 10:22); "Sesiapa yang enggan memikul salibnya dan mengikut-Ku, tidak layak menjadi murid-Ku" (10:38); "...dia harus menyangkal dirinya, memikul salib dan mengikut-Ku" (10:24). Sanggupkah kamu menanggung kos ini? Ingin menjadi pengikut-Nya? Apa yang akan kamu lakukan dengan hidup/nyawa kamu? 😮📖⚡ #ServeToLead #InjilMatius

Untuk mendengar 👂 episod ini, KLIK DI SINI > Open Spotify: http://bit.ly/SpotifyMatius129 ATAU http://bit.ly/LegasiMatius129

FB Page: https://facebook.com/LEGASI.tv/                 
Podcast: https://anchor.fm/LEGASI.tv/             
YouTube: http://bit.ly/LEGASItv

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Penderitaan & Kematian Mesias Dinyatakan (Matius 16:21-23)

 

Pada awalnya Petrus mengakui bahawa Yesus ialah "Kristus, Anak Allah Yang Hidup" (Matius 16:16). Jadi apabila Yesus berkata bahawa Dia akan "menanggung banyak penderitaan... [dan] akan dibunuh" (16:21), Petrus melarang keras kenyataan Yesus itu: "Semua itu tidak boleh berlaku kepada-Mu!" (16:22b). Imej dan ekspektasi Petrus tentang Kristus atau Mesias berbeza dengan realiti yang Yesus telah nyatakan kepada mereka.

HANYA Yesus sahaja yang datang ke dunia semata-mata BERTUJUAN untuk mati. Tidak ada tuhan-tuhan atau pemimpin agama lain yang setara dengan-Nya (mereka mati dan kekal mati. Yesus bangkit semula!). Kenapa Mesias harus mati? Kenapa Petrus cuba menghalang Yesus? Kenapa salib ialah kebijaksanaan dan kemenangan TUHAN tetapi kebodohan bagi manusia durjana? 😊⚡🔥 #ServeToLead #InjilMatius

Untuk mendengar 👂 episod ini, KLIK DI SINI > Open Spotify: http://bit.ly/SpotifyMatius128 ATAU http://bit.ly/LegasiMatius128

FB Page: https://facebook.com/LEGASI.tv/                 
Podcast: https://anchor.fm/LEGASI.tv/             
YouTube: http://bit.ly/LEGASItv

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Thursday, August 6, 2020

Yesus Kristus Mati Pada Hari Rabu? Khamis? Jumaat? (Matius 12:40)



Yesus Kristus berfirman tentang kematian dan kebangkitan-Nya dengan berkata: "Sebagaimana Yunus tinggal tiga hari tiga malam di dalam perut ikan besar, begitu jugalah Anak Manusia akan tinggal tiga hari tiga malam di dalam perut bumi" (Matius 12:40). 3 hari 3 malam.

Dengan memetik ayat ini, mendiang Ahmed Deedat, pendakwah Islam, cuba membuktikan bahawa Alkitab salah: kalau Yesus mati pada hari Jumaat (yang kita panggil 'Good Friday') dan bangkit semula pada hari Ahad ('Easter Day'), itu hanya 3 hari 2 malam. Make sense! Zakir Naik pula menggila, dia mengira dari Jumaat sampai Ahad, "2 nights and 1 day" (tonton YouTube). Matematik gagal!

Jadi, adakah Yesus mati pada hari Jumaat atau Khamis atau Rabu? Dan apakah pro dan kontranya? Apakah yang dimaksudkan dengan 3 hari 3 malam dan bagaimana kita harus mengiranya? Apa kata Firman TUHAN? 😊⚡📖 #ServeToLead #InjilMatius

Untuk mendengar episod ini, KLIK DI SINI > http://bit.ly/LegasiMatius100 ATAU Spotify > http://bit.ly/LegasiSpotify

FB Page: https://facebook.com/LEGASI.tv/       
Podcast: https://anchor.fm/LEGASI.tv/      
Instagram: https://instagram.com/legasi.tv/      
YouTube: http://bit.ly/LEGASItv      

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Tuesday, February 9, 2016

Jesus, Anak Allah Taala: Antu Sitan Besugang di Mua Iya (Mark 5:1-20)


“Lebuh Jesus angkat ari perau lalu niki ke tebing, siku orang ke dirasuk antu lalu tekala nya pansut ari pendam lalu mansang ngagai Iya. Orang nya diau ba sebelah pendam, lalu nadai orang ulih masung iya; ngena rantai pen enda meh ulih, laban iya suah udah ditanchang ngena rantai lalu dikunchi, tang iya mutuska rantai lalu mechahka kunchi nya, lalu nadai orang ulih merekuhka iya. Siang malam iya bejalai segau-segau ba sebelah pendam, enggau ba sebelah bukit, rauh-rauh sereta ngurik diri ngena batu. Lebuh iya tepedaka Jesus ari jauh, iya belanda lalu meremi di mua Jesus, lalu manjung enggau pengabis penginggar nyawa iya. Ku iya, ‘Nama utai ti deka dikereja Nuan ba aku, Jesus, Anak Allah Taala ti Pemadu Tinggi? Dalam nama Allah Taala, anang merinsaka aku!’”
(Mark 5:1-7, Bup Kudus Baru).

Nyelai amat cherita tu, pasal Jesus ngeraika orang ke dirasuk antu. Amat kering serta bekuasa antu nya; bala antu ti diketuai antu Sitan! Bakani gamal antu Sitan? Kati Allah Taala ngaga antu? Lapa Iya ngaga utai ti jai baka nya? Ukai Allah Taala ngaga sida jai baka nya. Terubah iya, Tuhan ngaga mayoh amat roh ti badas serta besai agi kuasa ari mensia. Roh tu dikumbai Bup Kudus – Melikat. Allah Taala nya pengerindu, nya alai Iya enggai maksa sida rindu ka Iya lalu ngasi ka Iya. Iya meri ka sida peneka diri empu awak ka sida rindu ka Iya ari peneka diri empu. Tang sekeda bala melikat dulu kelia nyau besai ati lalu enggai ngasi ka jaku Allah Taala. Sida deka nyadi besai agi ari Tuhan, lalu ketegal nya sida nyadi antu-antu jai ti diketuai Antu Sitan. Baka melikat, sida udu pintar lalu besai kuasa, tang kelalu jai.

Maya Tuhan Jesus diau di dunya, sida antu tu udu ngachau mensia laban Jesus bedau parai ngelepaska kitai ari dosa serta kuasa Sitan. Enggau pemarai Iya (lalu angkat ari mati) Jesus “nanchang [Sitan] ke kering nya” (Mark 3:27). Amat jarang mensia dirasuk antu abis lengis baka orang dalam Mark 5:1-20 tu. Dalam cherita tu, pengawa antu Sitan dipeda kitai suka ngachau serta ngerusak mensia. Macham-macham ti digaga sida ngagai kitai mensia: 1) Iya ngiga peluang ngachau untak serta penemu kitai awakka kitai charut serta enda nemu jalai Allah Taala agi tang gila ka utai didunya tu aja; 2) Iya ka ngachau ati, ngasoh kitai badu lantang lalu takut aja; 3) Iya ka ngachau semengat, awakka kitai slalu ngenangka penyalah serta dosa diri lalu enda ingat ka penebus darah Tuhan Jesus ka kitai; 4) Iya ka ngachau tuboh, ngasoh kitai sakit baka orang ti dirasuk antu tu. Iya “ngurik diri ngena batu” (Mark 5:5); 5) Iya ka ngachau semoa utai didunya tu mega baka iya tama ngagai babi “lalu belanda nurun tingkah ngagai danau, lalu lemas” (5:13).

Taja pan kuasa iya udah dialahka Tuhan Jesus di kayu regang, bala antu Sitan agi megai dunya tu. Sida agi bekuasa sampai Tuhan Jesus datai ke dunya ke dua kali iya, baru sida antu Sitan dibuai ke api neraka belama-lama iya. Nyak alai maya sida di mua Tuhan Jesus, sida enda tau enda besugang di mua Iya! Sida nemu siapa Tuhan Jesus tu, iya nya: “Anak Allah Taala ti Pemadu Tinggi!” Jesus jauh besai agi lalu tinggi agi kuasa ari sida semoa. Semoa rantai didunya tu enda ulih nanchang Sitan; tang seleka jaku Jesus umbas ngasoh Sitan ngasika Iya lalu pansut ari orang ti dirasuk antu [Jesus bejaku ngagai antu nya, “Pansut nuan ari orang tu, nuan roh ti jai!” (Mark 5:8)]. Jesus meh Tuhan atas penyakit; Tuhan atas hari Sabat; Tuhan atas kabut serta gelumbang; Tuhan atas semoa roh-roh didunya, serga serta neraka (semoa tu ulih dibacha kitai ari Injil St. Mark).

Enti kitai arap amat ka Iya, kuasa Iya enggi kitai mega. Antu Sitan nadai kuasa ngagai kitai; kitai ulih ngalahka iya enggau pengarap serta kuasa Tuhan Jesus. Kitai udah menang laban Tuhan Jesus Kristus dalam pengidup kitai!

Sembiang
Tuhan Jesus ti besai kuasa, Sitan agi mayoh jalai ngachau tuboh, ati enggau runding aku awakka charut lalu enda mikirka Nuan. Aku besampi awakka aku tetap arap ka Nuan aja. Jesus, nyadi meh Tuhan dalam tuboh serta semengat aku. Nuan idup lalu merintah dalam aku belama-lama iya. Amen.

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.
Best Blogger Tips

Saturday, January 24, 2015

Allah itu Cahaya (Renungan tentang 1 Yahya 1:5)

Simon Petrus, seorang nelayan
“Inilah perutusan yang telah kami dengar daripada-Nya dan sampaikan kepadamu:
Allah itu cahaya; dan sama sekali tiada kegelapan dalam-Nya”
(1 Yahya 1:5, KSZI, Kitab Suci Zabur dan Injil)

Rasul Yahya memulakan perutusannya dengan mengkhabarkan tentang kesucian Allah. Selagi kita tidak melihat kesempurnaan-Nya, kita tidak mungkin akan sedar tentang dosa kita. Gambaran bahawa “Allah itu cahaya” sangatlah mendalam maksudnya. Seperti cahaya, suci, sempurna dan tiada kegelapan, Allah itu suci, murni, sempurna dan tiada cacat cela. Oleh itu, kesucian Allah akan menjadi ukuran bagi Dia menghakimi setiap kita kelak. “Hendaklah kamu suci, kerana Aku suci” (Imamat 11:44, 1 Petrus 1:16) Dan Isa juga berkata, “Hendaklah engkau sempurna seperti Bapamu di syurga” (Matius 5:48). Hanya kerana Isa mati bagi dosa kita barulah kita sempurna dihadapan-Nya. Terima kasih Bapa!

Rasul Petrus yang dahulunya seorang nelayan pernah melihat (hanya) sebahagian daripada kesucian Allah ini di tasik Genesaret. Selepas semalaman tidak mendapat apa-apa tangkapan, Isa menyuruh dia menolak perahu ke air yang dalam dan menebarkan jalanya. Petrus pada mulanya memberi alasan dan kemudian berkata, “…tetapi, kerana Engkau menyuruh, aku akan menebarkan jala.” Setelah menebar jala, dia dan rakan-rakan kongsinya menangkap begitu banyak ikan sehingga jala hampir terkoyak. Mereka yang lain pun datang lalu memenuhi kedua-dua buah perahu mereka dengan ikan sehingga perahu-perahu itu hampir tenggelam. Kemudian, “apabila Simon Petrus melihat apa yang telah berlaku, dia berlutut di hadapan Isa dan berkata, ‘Tinggalkan hamba, Ya Junjungan kerana hamba seorang yang berdosa!’” (Lukas 5:8). Petrus berlutut di hadapan Isa, Isa tidak menolak penyembahannya. Petrus berkata, “Tinggalkanlah aku, ya Tuhan! Aku orang berdosa!” (BM), Isa tidak menyangkal kata-katanya kerana ia benar.

Seperti nabi Yesaya yang melihat kemuliaan Allah berkata kepada dirinya, “Malanglah aku! Tiada harapan lagi bagi aku, kerana tiap-tiap perkataanku itu dosa, dan aku hidup di kalangan orang yang begitu juga” (Yesaya 6:5, BM) – rasul Petrus juga sedar akan dosanya apabila berhadapan dengan kesucian Isa. Mukjizat yang dilakukan Isa sangatlah luar biasa. Nelayan yang berpengalaman seperti Petrus tidak mendapat seekor ikan pun, tetapi apabila seorang yang dikenali sebagai tukang kayu melakukan mukjizat – seperti Allah mengarahkan ikan-ikan masuk ke jala! – ini bukanlah seorang yang biasa-biasa, Dia ialah Tuhan. Kesucian Isa al-Masih memancar seperti cahaya dan segala dosa-dosa kegelapan Petrus dinampakkan dihadapan-Nya. “Allah itu cahaya,” oleh itu dia berkata “Hamba seorang berdosa.”

Apabila kita datang kepada Isa al-Masih, berhadapan dengan Dia, kita juga akan melihat dosa-dosa kita dengan jelas sekali. Adalah penting bagi kita sedar dahulu bahawa “Allah itu cahaya” kerana apabila kita tahu bahawa Allah itu suci dan kita berdosa, kita takut akan Dia. Kemudian apabila kita mengenal Dia secara peribadi, kita sedar juga bahawa “Allah itu kasih” (1 Yahya 4:8). Jadi hubungan kita dengan Bapa dan Isa al-Masih adalah hubungan kasih dan hormat akan kesucian-Nya. Rasul Yahya menulis tentang Isa: “Cahaya sudah datang ke dunia, tetapi manusia lebih suka akan kegelapan kerana mereka berbuat jahat. Orang yang berbuat jahat benci akan cahaya dan tidak mahu mendekatinya kerana takut perbuatan jahatnya terdedah. Tetapi orang yang berbuat benar merapati cahaya, supaya jelas bahawa perbuatannya dilakukan melalui Allah” (Yahya 3:19-21).

Inilah sebabnya kenapa orang membenci dan mengasihi Isa.
“Allah itu cahaya” jadi kegelapan membenci-Nya.
“Allah itu cahaya” jadi orang yang mencari kebenaran akan menjumpai dan mengasihi-Nya.
THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.
Best Blogger Tips

They Click it A lot. [Top 7 last 7 Days]